Aqiqah · 29 Oktober 2026
Panduan Lengkap Aqiqah: Pengertian, Hukum, Doa, dan Ketentuan Kambing
Menyambut kelahiran anak adalah kebahagiaan besar, dan aqiqah menjadi salah satu cara orang tua mensyukurinya. Panduan ini merangkum pengertian, hukum, waktu, jumlah kambing, doa, dan ketentuan hewan aqiqah.

Menyambut kelahiran anak adalah kebahagiaan besar, dan aqiqah menjadi salah satu cara orang tua mensyukurinya. Meski begitu, banyak orang tua baru yang masih bertanya-tanya: apa itu aqiqah, bagaimana hukumnya, kapan dilakukan, dan kambing seperti apa yang dipilih.
Panduan ini merangkum penjelasan umum yang biasa dipakai sebagai rujukan. Setiap keluarga bisa memiliki pandangan berbeda sesuai mazhab yang diikuti, jadi untuk keputusan pribadi sebaiknya berkonsultasi dengan ustaz atau ulama yang dipercaya.
Baca juga: Paket Aqiqah Kota Wisata & Cibubur: Kambing + Nasi Kebuli, Antar ke Rumah
Pengertian aqiqah
Aqiqah adalah penyembelihan hewan sebagai tanda syukur atas kelahiran seorang anak. Hewan yang dipakai adalah kambing atau domba, dan dagingnya dibagikan kepada keluarga, tetangga, dan orang yang membutuhkan.
Hukum aqiqah
Mayoritas ulama menyebut aqiqah sebagai sunnah muakkadah, yaitu sunnah yang sangat dianjurkan, terutama bagi orang tua yang mampu. Ada pula pendapat lain yang berbeda, sehingga keluarga dianjurkan merujuk pada penjelasan ulama yang diikuti.
Kapan aqiqah dilaksanakan?
Waktu yang paling dianjurkan adalah hari ketujuh setelah kelahiran. Jika belum memungkinkan, sebagian ulama membolehkan hari ke-14 atau ke-21, atau kapan pun keluarga sudah mampu. Jadwal sebaiknya dipertimbangkan bersama kondisi ibu dan bayi.
Jumlah kambing
Pendapat yang umum dipegang untuk anak laki-laki dua ekor kambing, dan untuk anak perempuan satu ekor. Sebagian ulama membolehkan satu ekor untuk anak laki-laki bila keluarga belum mampu. Kalau keluarga ingin mengikuti pendapat tertentu, sampaikan sejak awal kepada penyedia aqiqah.
Ketentuan kambing aqiqah
Secara umum, hewan aqiqah mengikuti ketentuan hewan kurban:
- Kambing atau domba.
- Hewan kurban cukup umur sesuai ketentuan yang diikuti, banyak rujukan menyebut kambing berusia sekitar satu tahun atau domba sekitar enam bulan.
- Kondisi hewan kurban sehat dan tidak cacat, misalnya tidak pincang, buta sebelah, atau sangat kurus.
Tanyakan kepada penyedia bagaimana kambing dipilih dan bagaimana kondisinya diperiksa.
Doa menyembelih aqiqah
Penyembelihan diawali dengan basmalah dan takbir. Doa yang sering dibacakan:
بِسْمِ اللهِ وَاللهُ أَكْبَرُ، اللَّهُمَّ مِنْكَ وَلَكَ، هَذِهِ عَقِيقَةُ فُلَانٍ
Bismillahi wallahu akbar, Allahumma minka wa laka, hadzihi 'aqiqatu (nama anak).
Artinya: dengan nama Allah, Allah Maha Besar. Ya Allah, ini dari-Mu dan untuk-Mu, ini aqiqah (nama anak).
Penyedia aqiqah yang baik biasanya menyebut nama anak saat penyembelihan. Keluarga dapat menanyakan hal ini sebelum memesan.
Pengolahan dan pembagian daging
Berbeda dengan kurban yang dibagikan mentah, daging aqiqah umumnya dimasak lebih dulu, lalu dibagikan kepada keluarga, tetangga, dan fakir miskin atau disajikan untuk tamu. Hewan aqiqah tidak diperjualbelikan.
Memilih layanan aqiqah
Banyak keluarga menggunakan layanan aqiqah agar tidak repot menyiapkan penyembelihan dan pemasakan. Nawwaf & Friends menyediakan layanan aqiqah dalam satu paket lengkap yang mencakup penyembelihan dan pemasakan daging aqiqah, dengan sertifikat dan dokumentasi. Olahan kambingnya disajikan tanpa bau prengus.
Untuk bertanya paket, hubungi WhatsApp Nawwaf & Friends atau halaman Kontak. Restoran berlokasi di Jl. Pesona Paris No.12 Blok C1, Ciangsana, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.


